SYARAT KPR

PERSYARATAN KPR FLPP


1. Telah berusia 21 tahun atau sudah menikah.

2. Penghasilan Maksimal Rp. 4.000.000,-

Pemerintah dan Kemenpera memberikan ketentuan dalam hal penghasilan pemohon. Memang penerima KPR ini sangat ketat. Bagi masyarakat atau keluarga yang hendak membeli dan mengajukan kredit rumah tapak maka penghasilan maksimalnya Rp 4 juta /bulan. Penghasilan yang di maksud adalah Gaji Pokok maksimal Rp. 4.000.000,- bagi karyawan

3. Belum pernah memiliki rumah.

Pemohon KPR FLPP haruslah masyarakat yang belum pernah memiliki rumah pribadi sama sekali. Tujuan dari KPR ini memang membantu masyarakat menengah ke bawah yang mendambakan untuk memiliki rumah. Untuk itu, bagi mereka yang sudah memiliki satu rumah, dua atau lebih, tidak berhak lagi mendapatkan subsidi. Pengajuan KPR FLPP mereka tentu tidak akan disetujui. Alasannya sederhana, bisa saja pembelian rumah melalui KPR FLPP tersebut malah dipergunakan untuk hal komersial seperti dijual kembali atau disewakan.

4. Pemohon belum pernah menerima subsidi lain dari pemerintah

Adapun obyek yang berhak menerima KPR FLPP ini ialah masyarakat Indonesia kelas menengah ke bawah yang sama sekali belum pernah menerima subsidi lain dari pemerintah. Subsidi atau bantuan itu bisa berupa apa saja. Misalnya, pemohon pernah menerima bantuan berupa penerimaan rusunami. Maka ia tidak berhak lagi memperoleh KPR FLPP. Dengan demikian program pemerintah ini bisa merata dan manfaatnya terasa bagi semua masyarakat yang membutuhkan. Terutama mereka yang ingin memiliki rumah pribadi dalam kondisi layak.

5. Memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun.

6. Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

7. Menandatangani surat pernyataan di atas materai.


DOKUMEN WAJIB SYARAT KPR



SURAT PERNYATAAN


Surat pernyataan yang pemohon KPR Bersubsidi ditandatangani oleh pemohon KPR Bersubsidi diatas meterai dan disetujui oleh pasangan yang isinya menyatakan bahwa yang bersangkutan:

1. Berpenghasilan tidak melebihi ketentuan batas MBR

2. Membeli rumah sejahtera tapak dengan harga jual tidak melebihi batasan harga jual yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri

3. Pemohon dan pasangan tidak memiliki rumah dan tidak pernah menerima subsidi kepemilikan rumah

4. Menggunakan sendiri dan menghuni Rumah Sejahtera Tapak sebagai tempat tinggal dalam jangka waktu paling lambat 1 (satu) tahun setelah serah terima rumah atau BAST (Berita Acara Serah Terima) Rumah

5. Tidak akan menyewakan dan/atau mengalihkan kepemilikan Rumah Sejahtera dengan bentuk perbuatan hukum apapun, kecuali:

 

• Debitur meninggal dunia (pewarisan)

• Penghunian telah melampaui 5 (lima) tahun untuk Rumah Sejahtera Tapak

• Penghunian telah melampaui 20 (dua puluh) tahun untuk Satuan Rumah Sejahtera Susun; atau

• Pindah tempat tinggal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

• Untuk kepentingan Bank Pelaksana dalam rangka penyelesaian kredit bermasalah

 

6. Bahwa semua dokumen persyaratan yang disampaikan kepada bank pelaksana dapat dipertanggung jawabkan keabsahannya

7. Apabila persyaratan/ dokumen yang disampaikan pemohon tidak benar, pemohon bersedia mengembalikan seluruh subsidi/ kemudahan yang telah diterima dari Pemerintah dan bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan